Rabu, 01 Desember 2010

KONVERSI ANTAR BENTUK KANONIK


KONVERSI ANTAR BENTUK KANONIK
ž      Misalkan                      f(x, y, z)           = S (1, 4, 5, 6, 7) dan f ’adalah fungsi komplemen dari f,
                        f ’(x, y, z) = S (0, 2, 3)  = m0+ m2 + m3
ž      Dengan menggunakan hukum De Morgan, kita dapat memperoleh fungsi f dalam bentuk POS:
                         f ’(x, y, z)  = (f ’(x, y, z))’ = (m0 + m2 + m3)’
                                    = m0’ . m2’ . m3’
                        = (xyz’)’ (xy z’)’ (xy z)’
                                    = (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z’)
                                    = M0 M2 M3
                         = Õ (0,2,3)

                        Jadi,  f(x, y, z) = S (1, 4, 5, 6, 7) = Õ (0,2,3).
ž      Kesimpulan: mj’ = Mj
CONTOH :
ž      Nyatakan  f(x, y, z)= Õ (0, 2, 4, 5) dan  g(w, x, y, z) = S(1, 2, 5, 6, 10, 15) dalam bentuk SOP.
            Penyelesaian:
                        f(x, y, z)           = S (1, 3, 6, 7)            
                        g(w, x, y, z)= Õ (0, 3, 4, 7, 8, 9, 11, 12, 13, 14)
ž      Carilah bentuk kanonik SOP dan POS dari f(x, y, z) = y’ + xy + x’yz’
            Penyelesaian:
            (a) SOP
                        f(x, y, z) = y’ + xy + xyz
                                    = y’ (x + x’) (z + z’) + xy (z + z’) + xyz
                                    = (xy’ + xy’) (z + z’) + xyz + xyz’ + xyz
                                    = xyz + xyz’ + xyz + xyz’ + xyz + xyz’ + xyz
            atau f(x, y, z) = m0+ m1 + m2+ m4+ m5+ m6+ m7
            (b) POS
                        f(x, y, z)  = M3 = x + y’ + z’   

Bentuk Kanonik


BENTUK KANONIK
ž      Ada dua macam bentuk kanonik:
¡        Penjumlahan dari hasil kali (sum-of-product atau SOP)
¡        Perkalian dari hasil jumlah (product-of-sum atau POS)
Contoh:
            1.  f(x, y, z) = xyz + xyz’ + xyz  à SOP
                 Setiap suku (term) disebut minterm
            2. g(x, y, z) = (x + y + z)(x + y’ + z)(x + y’ + z’)
                        (x’ + y + z’)(x’ + y’ + zà POS
                Setiap suku (term) disebut maxterm
ž      Setiap minterm/maxterm mengandung literal lengkap


Minterm
Maxterm
x
y
Suku
Lambang
Suku
Lambang
0
0
1
1
0
1
0
1
xy
xy
xy
x y
m0
m1
m2
m3
x + y
x + y
x’ + y
x’ + y
M0
M1
M2
M3




Minterm
Maxterm
x
y
z
Suku
Lambang
Suku
Lambang
0
0
0
0
1
1
1
1
0
0
1
1
0
0
1
1
0
1
0
1
0
1
0
1
xyz
xyz
xy z
xy z
x yz
x yz
x y z
x y z
m0
m1
m2
m3
m4
m5
m6
m7
x + y + z
 x + y + z
x + y’+z
x + y’+z
x’+ y + z
x’+ y + z
x’+ y’+ z
x’+ y’+ z
M0
M1
M2
M3
M4
M5
M6
M7

FUNGSI BOOLEAN


FUNGSI BOOLEAN
ž      Fungsi Boolean (disebut juga fungsi biner) adalah pemetaan dari Bn ke B melalui ekspresi Boolean, kita menuliskannya sebagai  f : Bn ® B  yang dalam hal ini Bn adalah himpunan yang beranggotakan pasangan terurut ganda-n (ordered n-tuple) di dalam daerah asal B.
ž       Setiap ekspresi Boolean tidak lain merupakan fungsi Boolean.
            Misalkan sebuah fungsi Boolean adalah
                                    f(x, y, z) = xyz + xy + yz
ž      Fungsi f memetakan nilai-nilai pasangan terurut ganda-3  (x, y, z) ke himpunan {0, 1}.
                        Contohnya, (1, 0, 1) yang berarti x = 1, y = 0, dan z = 1
                        sehingga f(1, 0, 1) = 1 × 0 × 1 + 1’ × 0 + 0’× 1 = 0 + 0 + 1 = 1
ž      Setiap peubah di dalam fungsi Boolean, termasuk dalam bentuk komplemennya, disebut literal.
ž      Contoh: Fungsi h(x, y, z) = xyz’ pada contoh di atas terdiri dari 3 buah literal, yaitu x, y, dan z’.
CONTOH :
ž      Diketahui fungsi Booelan f(x, y, z) = xy z’, nyatakan h dalam tabel kebenaran.
Penyelesaian:
x
y
z
f(x, y, z) = xy z
0
0
0
0
1
1
1
1
0
0
1
1
0
0
1
1
0
1
0
1
0
1
0
1
0
0
0
0
0
0
1
0

Hukum-Hukum Aljabar Boolean


Hukum-hukum Aljabar Boolean   
1.Hukum identitas:
      (i)   a + 0 = a
      (ii)  a  . 1 = a
2.Hukum idempoten:
      (i)   a + a = a
      (ii)  a × a  = a
3.Hukum komplemen:
      (i)  a + a’ = 1
      (ii) aa’ = 0
4.Hukum dominansi:
      (i)    a × 0  = 0
      (ii)   a + 1 = 1
5.Hukum involusi:
      (i) (a’)’ = a
6.Hukum penyerapan:
      (i)   a + ab   = a
      (ii)  a(a + b) = a








7.Hukum komutatif:
      (i)  a + b = b + a
      (ii) ab = ba

8.Hukum asosiatif:
     (i)  a + (b + c) = (a + b) + c
     (ii)  a (b c) = (a b) c

9.Hukum distributif:
   (i)  a + (b c) = (a + b) (a + c)
   (ii)  a (b + c) = a b + a c

10.Hukum De Morgan:
     (i)   (a + b)’ = ab
     (ii)  (ab)’ = a’ + b

11. Hukum 0/1
      (i)   0’ = 1
      (ii)  1’ = 0




CPU

Central Processing Unit (CPU), berfungsi sebagai pengontrol operasi komputer dan pusat pengolahan fungsi – fungsi komputer. Kesepakatan, CPU cukup disebut sebagai processor (prosesor) saja. Struktur utaman CPU  adalah :
  • Control Unit, berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer secara keseluruhan.
  • Arithmetic And Logic Unit (ALU), berfungsi untuk membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer.
  • Register, berfungsi sebagai penyimpan internal bagi CPU.
  • CPU Interconnection, berfungsi menghubungkan seluruh bagian dari CPU.

Struktur Komputer

Struktur Komputer
Komputer adalah sebuah sistem yang berinteraksi dengan cara tertentu dengan dunia luar. Interaksi dengan dunia luar dilakukan melalui perangkat peripheral dan saluran komunikasi.Empat struktur utama dalam komputer :
  •  Central Processing Unit (CPU), berfungsi sebagai pengontrol operasi komputer dan pusat pengolahan fungsi – fungsi komputer. Kesepakatan, CPU cukup disebut sebagai processor (prosesor) saja.
  • Memori Utama, berfungsi sebagai penyimpan data.
  • I/O, berfungsi memindahkan data ke lingkungan luar atau perangkat lainnya.
  • System Interconnection, merupakan sistem yang menghubungkan CPU, memori utama dan I/O.

Perbedaan Rangkaian Logika Kombinasional dengan Rangkaian Logika Sekuensial

    RANGKAIAN LOGIKA KOMBINASIONAL
Outputnya bergantung pada keadaan nilai input pada saat itu saja.
Piranti : Rangkaian gerbang OR - AND - NOT, decoder, adder, subtractor dan multiplexer.

RANGKAIAN LOGIKA SEKUENSIAL
Outputnya tidak hanya bergantung pada nilai input saat itu, tetapi juga input-input sebelumnya (karakteristik memori).
Piranti : Flip-flop, register, dan counter.