Selasa, 02 April 2013

Perkembangan Jaringan Saraf Tiruan



Neuron Network atau Jaringan Saraf Tiruan merupakan salah satu algoritma penyelesaian komputasi yang prinsip kerjanya menirukan jaringan saraf manusia. Struktur jaringan syaraf tiruan terdiri dari pemroses berupa neuron dan penghubung antar neuron. Meniru analogi jaringan syaraf manusia, jaringan syaraf tiruan terdiri dari interkoneksi beberapa lapisan neuron mulai dari neuron input sampai neuron output. Neuron input berfungsi untuk menerima masukan yang selanjutnya akan diproses dalam layer berikutnya. Masukan sering kali harus dibuat ternormalisasi dengan tujuan supaya error pada pemrosesan tidak menuju tidak berhingga.

Pada proses pengolahan masukan di JST akan terjadi proses perkalian, penjumlahan dan penerapan fungsi aktifasi terhadap masukan sebuah node. jaringan syarat tiruan dimanfaatkan untuk penyelesaian berbagai permasalahan. Ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa jaringan syaraf tiruan kurang mempunyai keunggulan dalam penyelesaian berbagai masalah. Namun kenyataannya jaringan syarat tiruan telah banyak digunakan dan menyelesaikan masalah di berbagai bidang. Perkembangan algoritma jaringan syaraf tiruan memang cukup pesat dan terdapat wadah khusus pada IEEE yang menerbitkan jurnal international transaction on neural network. Jika kita mencari kata neural network di IEEE explore maka akan kita temukan puluhan ribu artikel yang menggunakan algoritma jaringan syaraf tiruan untuk berbagai keperluan.

Dengan jaringan syaraf tiruan kita tidak perlu mengetahui persamaan hubungan input dan output dari sistem yang ingin dicari solusinya. Misalkan untuk pengenalan huruf maka yang perlu dipikirkan adalah apa yang akan dijadikan masukan jaringan, bagaimana struktur jaringan dan pelatihannya dan apa keluaran jaringan. Kita tidak perlu memikirkan relasi matematik antara masukan dan keluaran. Jaringan syaraf tiruan mampu memodelkan hubungan linier maupun tidak linier.

Perkembangan Jaringan Saraf Tiruan :

a. 1940-an, para ilmuwan menemukan bahwa psikologi dariotak sama dengan mode pemrosesan yang dilakukan olehperalatan computer.

b.  1943, McCulloch dan Pitts merancang model formal yangpertama kali sebagai perhitungan dasar neuron.

c. 1954, Farley dan Clark mensetup model-model untuk relasiadaptif stimulus-respon dalamjaringanrandom.

d. 1975, Little dan shaw menggambarkan jaringan syaraf dengan menggunakan model probabilistic.

e.  1982, Kohonen mengembangkan metode pembelajaran jaringan syaraf yang tidak terawasi untuk pemetaan.

f.  1982, Grossberg mengembangkan teori jaringan yang diinspirasi oleh perkembangan psikologi. Bersama Carpenter, mereka mengenalkan sejumlah arsitektur jaringan. Antara lain, Adaptif Resonance Theory (ART), ART2, dan ART3.

g.  1982, Hopfield mengembangkan jaringan syaraf recurrent yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi dan optimasi.

h.  1985, Algoritma pembelajaran dengan menggunakan model jaringan syaraf probabilistic mulai dikembangkan.

i.    1987, Kosko mengembangkan jaringan adaptif Bidirectional Assosiative Memory (BAM).

j.    1988, Mulai pengembangan fungsi radiasi basis.



sumber :
http://araay.blog.esaunggul.ac.id

Rabu, 09 Januari 2013

Seluk Beluk PLN




Postingan kali ini berfungsi untuk melengkapi postingan saya tentang seluk-beluk website pln.co.id sebelumnya. Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia.
     a.    Sejarah PLN
Berawal di akhir abad ke 19, perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda yang bergerak di bidang pabrik gula dan pabrik teh mendirikan pembangkit listrik untuk keperluan sendiri.
Antara tahun 1942-1945 terjadi peralihan pengelolaan perusahaan- perusahaan Belanda tersebut oleh Jepang, setelah Belanda menyerah kepada pasukan tentara Jepang di awal Perang Dunia II.
Proses peralihan kekuasaan kembali terjadi di akhir Perang Dunia II pada Agustus 1945, saat Jepang menyerah kepada Sekutu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh para pemuda dan buruh listrik melalui delegasi Buruh/Pegawai Listrik dan Gas yang bersama-sama dengan Pimpinan KNI Pusat berinisiatif menghadap Presiden Soekarno untuk menyerahkan perusahaan-perusahaan tersebut kepada Pemerintah Republik Indonesia. Pada 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik sebesar 157,5 MW.
Pada tanggal 1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas yang dibubarkan pada tanggal 1 Januari 1965. Pada saat yang sama, 2 (dua) perusahaan negara yaitu Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai pengelola tenaga listrik milik negara dan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pengelola gas diresmikan.
Pada tahun 1972, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.17, status Perusahaan Listrik Negara (PLN) ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara dan sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) dengan tugas menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum.
Seiring dengan kebijakan Pemerintah yang memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan listrik, maka sejak tahun 1994 status PLN beralih dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) dan juga sebagai PKUK dalam menyediakan listrik bagi kepentingan umum hingga sekarang.

     b.   Visi, Misi dan Moto PLN
·                Visi
Diakui sebagai Perusahaan Kelas Dunia yang Bertumbuh kembang, Unggul dan Terpercaya dengan bertumpu pada Potensi Insani. 
·                Misi
©     Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham.
©     Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
©     Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi.
©     Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. 

·                Moto
Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik
 
c.    Struktur Organisasi

     d.    Fungsi
PLN berfungsi untuk membantu masyarakat dalam kebutuhan listrik.

     e.    Pelayanan
PT. PLN Persero menyediakan 3 layanan utama yaitu,
Ø  Pemasangan Listrik Baru
Ø  Perubahan Daya/ Migrasi
Ø  Sambungan Sementara
     f .     Tugas
Memberian layanan kepada pelanggan yaitu dengen cara mengalirkan listrik ke pelanggan secara terus menerus.

     g.    Fasilitas Pendukung
Fasilitas yang digunakan untuk mengoperasionalkan PLN salah satunya adalah website. Di dalam website pln masyarakat dapat mengetahui segala informasi yang berhubungan dengan pln, mulai dari cara mengajukan pemasangan listrik, mengetahui jumlah tagihan bulanan hingga cara serta lokasi untuk membeli voucher listrik.

     h.   Perencanaan dalam Melakukan Pemasaran Produk
Dalam melakukan pemasaran produk, PLN merencanakan untuk memperbaiki segala bentuk layanannya hingga mempermudah konsumen dalam menikmati serta sistem pembayaran listrik.

i.     Komunikasi Elektronik yang Digunakan
PT. PLN Persero menyediakan layanan komunikasi elektronik melalui webmail pln yaitu di https://webmail.pln.co.id .



PLN merupakan salah satu sektor yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Layanan PLN semakin baik ketika muncul website pln.co.id. Dengan adanya website ini masyarakat dapat mengakses segala informasi mengenai pln secara mudah. Masyarakat juga dapat mengetahui jumlah tagihan yang harus dibayar setiap bulannya. Selain itu PLN juga menyediakan wadah bagi masyarakat untuk mengeluarkan aspirasi mereka melalui webmail pln yaitu  https://webmail.pln.co.id . Kesimpulannya perubahan sebuah perusahaan dari sistem offline menjadi online itu akan membuat perusahaan itu semakin maju karena masyarakat dapat dengan mudah mengetahui segala informasi serta berita terbaru pada perusahaan tersebut.

Jumat, 28 Desember 2012

Meraih Kebahagiaan itu Mudah



BAHAGIA sebuah kata berjuta makna. Menurut wikipedia Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Berbagai pendekatan filsafat, agama, psikologi, dan biologi telah dilakukan untuk mendefinisikan kebahagiaan dan menentukan sumbernya. 



Tapi, menurut saya bahagia itu adalah sebuah keadaan dimana kita mampu bersyukur. Di dalam keadaan sesulit atau seburuk apapun jika kita mapu bersyukur maka kita akan merasakan bahwa keadaan tersebut adalah sebuah kebahagiaan. Contohnya, ketika teman-teman kita mengisi liburan dengan berlibur ke luar kota atau ke tempat wisata namun kita hanya bisa berlibur di rumah. Jika kita mampu mensyukuri tanpa kita sadari jika kita berlibur di rumah maka kita dapat merasakan kedekatan dengan keluarga, belum tentu teman kita yang berlibur itu bisa merasakan kedekatan dengan keluarga seperti yang kita rasakan. 



Sebaliknya jika kita tidak mampu bersyukur di dalam keadaan sebaik apapun maka kita tetap tidak merasa bahagia. Contohnya, jika ada orang yang memiliki apapun yang ia mau tetapi ia masih saja tidak merasa bahagia, hal ini disebabkan oleh ia belum mampu bersyukur. 



Jadi untuk mendapatkan kebahagiaan itu kita hanya butuh bersyukur, mudahkan :) 





Senin, 05 November 2012

WEBSITE PLN (http://www.pln.co.id/)


Artikel saya kali ini membahas tentang website PLN yaitu http://www.pln.co.id/. Sebelum saya membahas lebih lanjut tentang website ini lebih baik kita mengetahui apa itu PLN terlebih dahulu. Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah sebuah BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan yang ada di Indonesia.
Setelah saya mengunjungi dan mengamati website dari PLN (http://www.pln.co.id/), ternyata website ini sangat bagus. Website PLN merupakan salah satu website e-Govermen yang telah menyediakan berbagai layanan dan informasi yang dapat mempermudah konsumen dalam mencari informasi tentang listrik yang mereka gunakan.  Selain bermanfaat untuk konsumen website ini secara tidak langsung juga telah membantu perekonomian di Indonesia. Salah satu pengaruhnya terhadap perekonomian di Indonesia adalah dengan cara membayar pajak. Dengan membayar pajak maka kas Negara akan bertambah.
Website http://www.pln.co.id/ merupakan website yang menyediakan informasi dengan lengkap. Website tersebut memiliki 7 buah menu yaitu, Beranda, Pelanggan, Investor, Media, Suplier, Tentang Kami dan Unit PLN.
Pada menu beranda terdapat sebuah kolom search untuk mencari informasi yang langsung terhubung dengan google. Selain kolom search menu Beranda juga menyediakan informasi yaitu, Warta PLN dan CEO dan BOD Notes.  Pada menu beranda juga terdapat kolom Layanan Online yang berfungsi untuk mengecek tagihan rekening secara online, Simulasi Rekening dan Simulasi Biaya.
Tampilan Beranda pada http://www.pln.co.id/
Menu kedua yaitu menu Pelanggan, menu ini berisi sub-sub menu seperti Layanan Online, Listrik Prabayar, Pelayanan Sosial, Rumah Tangga, Bisnis, Industri, Kantor Pemerintahan & PJU, Traksi, Curah, Layanan Khusus, Tarif Tenaga Listrik, Informasi P2TL dan KPK Whistleblower’s System.
Tampilan Menu Pelanggan pada http://www.pln.co.id/
Menu ketiga yaitu menu Investor. Menu investor berisi tentang informasi  Laporan Keuangan, Laporan Tahunan, Laporan Statistik, RUPTL & RUKN, Proyek 10.000 MW, IPP, PLTA Cisoka, IPTD II Loan IBRD, Draft Energy Sales Contract, Homer dan Request For Meeting.
Tampilan menu Investor pada http://www.pln.co.id/
Menu keempat yaitu menu Media. Menu media berisi informasi tentang Saran Pers, Warta PLN, Profil Perusahaan, Email Alert dan istilah Kelistrikan.
Tampilan Menu Media pada http://www.pln.co.id/
Menu kelima adalah menu Suplier. Menu Suplier berisi informasi tentang Peluang Bisnis, Syarat Menjadi Vendor, Pengumuman, Portal E-Proc dan Pendaftaran Vendor.
Tampilan Menu Suplier pada http://www.pln.co.id/
Menu keenam adalah menu Tentang Kami. Menu tentang kami berisi informasi tentang Profil Perusahaan, Good Corporate Govermance, Struktur Perusahaan, Dewan Komisaris, Direksi, Bisnis PLN, Inovasi dan Penghargaan, CEO Note, Anak Perusahaan, PLN Peduli, KKIP dan Pedoman Perilaku. 





Tampilan Menu Tentang Kami pada http://www.pln.co.id/
Dan menu terakhir yaitu menu ketujuh adalah Unit PLN. Menu Unit OLN berisi tentang Layanan PLN per-wilayah.
Tampilan Menu Unit pada http://www.pln.co.id/